Dream Book

Dream Book

Manusia selalu berpikir dulu baru bertindak. Bila Anda menginginkan sesuatu, Anda harus memikirkannya terlebih dahulu. Dengan demikian otak Anda secara otomatis akan mencari cara untuk mewujudkannya. Untuk meningkatkan fokus Anda terhadap impian Anda, ciptakanlah buku gambar dari impian-impian Anda. Ini adalah proses yang menyenangkan dan seluruh keluarga bisa bergabung.

Belilah sebuah album foto yang besar dan mulailah mengumpulkan gambar. Umpamanya, kalau salah satu impian Anda adalah berlibur di London, Inggris, ambillah brosur perjalanan dan guntinglah 3 tempat gambar atraksi yang ingin Anda lihat.

Kalau impian Anda adalah liburan keluarga, tuliskanlah judul berani di atas halamannya yang berbunyi, Saya akan menikmati liburan 3 minggu bersama keluarga di London, Inggris, dan cantumkanlah tanggal Anda ingin berangkat. Anda bisa membagi buku gambar impian Anda menjadi bagian-bagian gaya hidup. Jangan tanggung-tanggung, tetapkanlah 101 sasaran.

Prioritaskan impian Anda.

Di awal karirnya, Glenna Salsbury adalah seorang ibu tunggal dengan 3 putri yang masih kecil, dengan angsuran rumah, angsuran mobil, dan kebutuhan untuk menghidupkan kembali impian-impiannya. Berikut ini adalah kisahnya:

Suatu sore saya ikuti seminar tentang prinsip I x V = R (Imajinasi dicampur dengan Vividness atau kejelasan menjadi Realita). Sang pembicara mengemukakan bahwa pikiran itu berpikir dalam bentuk gambar, bukan kata-kata. Dan sementara kita membayangkan dengan jelas di benak kita, apa yang kita hasratkan, itu akan menjadi Realita.

Konsep ini mengusik kreativitas saya. Saya tahu bahwa hanya Tuhan yang bisa memberi apa yang kita inginkan. Saya pun bertekad mengubah daftar hasrat saya menjadi gambar. Maka saya gunting majalah-majalah lama dan saya kumpulkan gambar-gambar yang menggambarkan apa yang saya inginkan. Lalu saya susun dalam album foto dan menanti dengan penuh harap.

Gambar-gambar saya itu spesifik. Mencakup:

1.Wanita bergaun pengantin serta seorang pria tampan bertuxedo
2.Karangan bunga
3.Pulau di laut Karibia yang biru kemilau
4.Diploma perguruan tinggi untuk anak-anak perempuan saya
5.Wakil presiden wanita di sebuah perusahaan (saya bekerja di perusahaan dimana tidak ada pejabat wanitanya. Saya ingin menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai wakil presidennya)
6.Topi, mewakili hasrat saya untuk meraih gelar sarjana dari Fuller Theological Seminary sehingga saya bisa mempengaruhi sesama saya secara rohani.

Delapan minggu kemudian saya melaju di jalan tol di California. Sementara saya sedang mengagumi sebuah mobil merah putih yang indah di sebelah saya, pengemudinya memandang kepada saya dan tersenyum. Saya pun balas tersenyum. Tahu-tahu ia mengikuti saya.

Saya pura-pura tidak menggubrisnya, tetapi ia terus mengikuti saya sampai 15 mil. Hampir-hampir saya ketakutan setengah mati. Saya terus melanjutkan perjalanan beberapa mil lagi, ia terus mengikuti. Saya parkir, ia pun parkir. Dan ujung-ujungnya saya menikah dengannya.

Setelah kencan kami yang pertama, Jim mengirimkan selusin bunga Rose kepada saya. Kami berkencan kira-kira 2 tahun. Setiap hari senin ia kirimkan setangkai mawar merah dan surat cinta. Sebelum kami menikah, Jim mengatakan, Saya sudah menemukan tempat yang sempurna untuk bulan madu kita St. John’s island di Karibia. Saya tidak mengakui kebenaran tentang buku gambar saya itu hingga saya dan Jim pindah ke rumah kami yang baru, yang gambarnya juga ada di album saya.

Tidak lama setelahnya, saya menjadi wakil presiden sumber daya manusia di perusahaan dimana saya bekerja. Setelah meraih gelar sarjana, sayalah wanita pertama yang diterima sebagai calon doktor di Fullfer Seminary.

Bukan saja puteri-puteri saya meraih gelar perguruan tinggi, melainkan juga menciptakan album foto mereka sendiri, dan telah melihat Tuhan berkarya dalam kehidupan mereka sendiri lewat prinsip ini.

Ini kedengarannya seperti dongeng, tetapi benar. Semenjak itu saya dengan Jim telah membuat banyak buku gambar.

Telah saya temukan ternyata tidak ada impian yang mustahil. Anda benar-benar dapat meraih apa yang Anda inginkan di hati Anda.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *